Arsip Tag: HPL finishing

Kelebihan dan kekurangan HPL Finishing

Kelebihan dan kekurangan HPL Finishing

Kelebihan dan kekurangan HPL Finishing – Komponen Finishing HPL ( High pressure Laminated ) adalah lapisan akhir atau finishing berbagai benda furniture berbahan dasar plastik yang tipis yang akhir – akhir ini menjadi sangat familier dan cukup menarik minat dunia furniture, terutama untuk furniture berbahan dasar multiplek yang mana biasanya finishing/pelapis terluar menggunakan bahan triplek corak ( jati, sungkai, mahoni, megateak , nyatoh ) kini secara perlahan dan pasti mulai ditinggalkan. Karena adanya komponen Finishing HPL dengan berbagai kemudahan yang di milikinya.

Perubahan treatment ini biasanya masih memerlukan treatment melamic / duco yang mana dari segi biaya dan waktu sangat jauh perbedaannya, HPL lebih praktis, cepat dan lebih murah oleh karena itu dampak yang ditimbulkan berkurangnya omset penjualan bahan finishing yang diikuti meningkatnya pengangguran oleh pekerja finishing yang selama ini menggantungkan pekerjaan di sektor ini.

Nah kami akan berbagi informasi menggenai kelebihan & kekurangan HPL :

HPL memiliki berbagai macam corak dan warna permukaan yang dapat kita gunakan. dan dari berbagai ragam tersebut, yang paling banyak adalah merupakan corak dan warna kayu dengan berbagai jenis. Ada pula warna dan kesan metalik.Kelebihan dan kekurangan HPL Finishing

Gambar dari upf-berlin.de

HPL juga memiliki kelebihan yaitu cukup anti gores dan anti air. Tidak seratus persen anti gores, namun memang material ini kuat berkat bahan utamanya yang merupakan plastik keras PVC dengan permukaan bertekstur. Material ini lebih kuat daripada material sheet yang biasanya digunakan untuk melapisi furniture murah yang dijual di toko-toko furniture biasa.

HPL memiliki kelebihan berupa pengerjaanya yang lebih bersih dari pada menggunakan cat duco atau sanding, karena material ini di lem pada multipleks. Bagi pengrajin meubel dan furniture multipleks, material ini memiliki keunggulan bersih dan cepat pada pengerjaanya.

HPL juga memiliki varian produk ‘edging’ yang mempermudah pengerjaan furniture pada bagian pinggiran yang tipis.

Prosesnya cukup praktis (tanpa finishing tukang semprot), mudah dan lebih cepat pengerjaannya. dan dengan biayanya lebih rendah.

Dan disamping kelebihan-kelebihan tersebut, material HPL ini juga memiliki Kekurangan, antara lain:

Pengerjaan dengan HPL menyulitkan atau bahkan tidak mungkin untuk membuat bidang yang lengkung terlalu kecil, misalnya sudut lengkung dengan jari-jari 5cm. Karena itu biasanya bidang lengkung yang terlalu kecil tersebut akan menggunakan paduan dengan sheet plastik.

Pemotongan HPL yang kurang sempurna akan mengakibatkan terlihat adanya lapisan ketebalan HPL dan banyak pula kasus HPL terlihat kurang rapi pada sudut-sudutnya.

Secara fisik HPL sangat keras, tingkat flexibelnya rendah dan mudah patah sehingga jika tidak hati-hati akan meningkatkan biaya produksinya.

Lapisan HPL sering lepas jika proses lem nya tidak sempurna.

Untuk menambah referensi atau informasi mengenai desain interior baik rumah, kantor, apartemen dan lainya. Untuk menambah informasi anda mengenai dunia desain interior, anda bisa membaca artikel berikut ini Desain Interior KontemporerDesain Dapur Idaman Colorfull, dan Interior Cafe Keren.